Jumat, 11 Maret 2011

Pak Guru


“Ada guru baru? Serius lo? Yang ngegantiin Pak Salam ya? Guru matematika kita yang aneh banget itu kan?” kata Seli dengan begitu semangatnya saat ia tau ada seorang guru baru, cowok, yang akan menggantikan guru matematikanya yang sekarang sudah menjadi kepala sekolah di sekolah lain.
“Wew…gue seneng tuh kalo gurunya cowok.” Seulas senyum licik menghiasi bibir Seli.
“Kenapa, Sel? Mau lo gebet ya? Mau lo jadiin pacar yang ke berapa, Sel?” Tanya Rahma.
“O…no, no, no… kali ini nggak kaya gitu kok. Secara dia kan guru baru, harus kita kasih sambutan dong. Dan gue tau sambutan kaya apa yang pantes buat guru matematika baru itu.” Rahma mulai mengerti senyum licik yang menghiasi bibir Seli yang mungil itu. Hawa jahat bin usil bin jail sudah mulai terasa dari tubuhnya Seli. Rahma hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sahabatnya itu. Seandainya dia bukan teman sejak kecilnya Seli, mungkin nasib Rahma akan sama seperti korban-korbannya Seli yang setiap hari di kerjain terus sama Seli.
@        @        @

Serasa di Hutan

heeeeeeeeeemmm... upload foto lagi niiih...
tapi bukan fotonya ladies kasa
sekarang lagi upload foto diri sendiri dulu aaah
hahahaha narsis dikit bolehlaaaaah ^_^


heeeemmm.... ayooo tebak????
ini saya foto sama siapa yaaaaaaaaaaa???
dan dimanakah lokasi saya berfoto???
hayooo hayoooo... dimana ini???
^_^

keren yaaak fotonyaaaa?? hahahaha
eksis dikit lah yaaa skali-kali
wokwokwokwok...

ada yang nyangka gaa klo ini tuuh di depan rumah saya sendiri lhoooo...
tapi kok kaya hutan yaaa???
hmmmm...
rumah el itu emang masih banyak banget ijonya gitu, tapi bukan berarti el tinggal di hutan yaaa
hohhoohoo...
halaman depan rumah el emang kaya gitu. masih banyak poonnya, maklumlah rumah el masih wilayah perkampungan. dan bukan perumahan...
tapi keren kaaaaaaaaaaaaaan???
hahahhhaaa...
bangganya tinggal di sidamukti.
kapan-kapan maenlah yaaaa ^_^