Jumat, 18 Mei 2012

About LAPANGAN PEKERJAAN, PENCARI KERJA, dan PENGANGGURAN

Awal bahasan mari kita bahas sedikit tentang pengangguran sebelum kita lebih lanjut ke bahasan berikutnya, yaitu tentang lapangan pekerjaan dan ppk (baca: Para Pencari Kerja *ketularan sinetron*)

Apa sih pengangguran itu??
Pengangguran atau juga yang biasa disebut dengan tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak (sumber : wikipedia).

Faktor-faktor penyebab pengangguran adalah ...
-          Pendidikan rendah
-          Kurang keterampilan
-          Kurang lapangan pekerjaan
-          Kurangnya tingkat EQ masyarakat
-          Rasa malas dan ketergantungan diri pada orang lain
-          Tidak mau berwirausaha

Pengangguran berdasarkan jam kerja...
  • Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.
  • Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.
  • Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.

Pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya...
  • Pengangguran friksional (frictional unemployment) - Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu, informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerna penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja.
  • Pengangguran konjungtural (cycle unemployment) - Pengangguran konjungtoral adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi.
  • Pengangguran struktural (structural unemployment) - Pengangguran struktural adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Pengangguran struktural bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, seperti:
1.       Akibat permintaan berkurang
2.      Akibat kemajuan dan pengguanaan teknologi
3.      Akibat kebijakan pemerintah
  • Pengangguran musiman (seasonal Unemployment) - Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiatan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam, pedagang durian yang menanti musim durian.
  • Pengangguran siklikal - Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja.
  • Pengangguran teknologi - Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin.
  • Pengangguran siklus - Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian karena terjadi resesi. Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerate demand).

Selesailah sedikit penjelasan tentang pengangguran. Mari lanjutkan dengan penjelasan berikutnya tentang jumlah pengangguran yang ada di Indonesia, kemudian lapangan pekerjaan apa saja yang ada di Indonesia berikut dengan jenis-jenis pekerjaan yang ada serta jumlah pencari kerja.

Jumlah pengangguran di Indonesia
Menurut Armida Salsiah Alisjahbana (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas), terakhir pada tahun 2011 lalu jumlah pengangguran di Indonesia telah mengalami penurunan menjadi 6.32% yang sebelumnya pada tahun 2005 berada pada tingkatan 6.8%. Namun untuk tingkat pengangguran kaum muda menjadi lebih meningkat menjadi tiga kali lipat dari angka rata-rata pengangguran Nasional, yaitu sekitar 4.2 juta orang.

PPK (Para Pencari Kerja)
Dari sumber yang didapat, dikatakan bahwa menurut pemerintah, sampai tahun 2011 lalu terdaftar sekitar 4.12 juta pencari kerja. Dan para pencari kerja tersebut tidak semuanya berhasil terserap dalam dunia kerja karena lowongan pekerjaan yang tersedia saat itu hanya untuk 2.38 juta orang, tetapi yang berhasil terisi hanya sekita 1.62 juta orang.

Dan pilihan untuk menjadi pegawai negeri sipil atau PNS adalah sebagian besar pilihan para pencari kerja karena merasa lebih terjamin dengan tidak adanya pemutusan hubungan kerja. Namun ada juga sebagian orang yang lebih memilih untuk berwirausaha karena ingin menciptakan lapangan pekerjaan untuk para pencari kerja.

Lapangan Pekerjaan di Indonesia + Jumlahnya...
MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) merupakan sebuah kebijakan yang akan digunakan untuk menanggulangi pengangguran kaum muda yang diperkirakan mampu menciptakan 9.437.918 lapangan pekerjaan.

Jumlah lapangan pekerjaan tersebut terbagi atas kegiatan utama dalam hal ini industri sebesar 4.731.770 lapangan kerja dan kegiatan pendukung dalam hal ini sektor infrastruktur sebesar 4.975.400 lapangan kerja.

Perkiraan penyerapan tenaga kerja terbanyak untuk kegiatan utama pada koridor ekonomi tahun 2012-2014 terdapat di koridor Kalimantan sebesar 1.742.550 orang dengan sektor unggulan Besi Baja, Bauksit, Kelapa Sawit, Batu bara, Migas dan Perkayuan. Kemudian, koridor Papua-Kep. Maluku 1.462.518 orang dengan sektor unggulan Nikel, Tembaga, Pertanian, Migas dan Perikanan.

Koridor Sumatera diperkirakan dapat menyerap 579.973 orang dengan sektor unggulan Besi Baja, Perkapalan, Kelapa Sawit, Karet, Batubara, dan Jembatan Selat Sunda. Selanjutnya, koridor Sulawesi akan menyerap jumlah tenaga kerja sebanyak 460.940 orang dengan sektor unggulan Nikel, Pertanian, Migas, Kakao dan Perikanan.

Koridor Jawa sendiri akan menyerap jumlah tenaga kerja sebanyak 340.938 orang dengan sektor unggulan makanan minuman, tekstil, peralatan transportasi, perkapalan, Jabodetabek Area, dan pertahanan/alutsista. Sedangkan koridor Bali-Nusa Tenggara diperkirakan mampu menyerap jumlah tenaga kerja sebesar 144.851 orang dengan tiga sektor unggulan, yakni pariwisata, peternakan dan perikanan.

Oke, selesai sudah tentang sedikit penjelasan mengenai lapangan pekerjaan, pencari kerja, dan pengangguran. Semoga bermanfaat untuk semua yaa ^.^



Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matur nuwun sudah dibaca postingannya... Monggo dipersilahkan komentarnyaaaa ^_^