Senin, 21 Mei 2012

PISANG IJO BERBAHAYA? Oh no...

Sapa suka pisang ijooo?? Ayoo tunjuk kaki (baca : tangan). Hahhahaahaa..
Okee.. berhubung el suka banget sama makanan yang namanya pisang ijo, buat postingan kali ini el bakalan berbasa basi *bukan makanan* tentang pisang ijo. Let’s see...

Asal pisang ijo
Pisang ijo merupakan makanan khas di daerah Sulawesi Selatan, terutama di kota Makassar. Nah kenapa disebut pisang ijo?? *padahal pisang itu kulitnya doang yang ijo tapi dalemnya ga ijo* itu karena si pisang ini di balut dengan adonan tepung yang berwarna ijo. Warna ijo itu sendiri di hasilkan dari pewarna makanan ijo *bukan pewarna tekstil* atau air daun suji juga bisa. Dan rasanya? Alamaaaak... enak bangeeeeeeeet deh.


Pisang ijo berbahaya??

Beberapa waktu lalu el sempet nonton acara Reportase Investigasi yang kebetulan pas banget membahas tentang pisang ijo *makanan kesukaan el *
Dengan setia el pantengin terus dah itu acara. Dan hasilnya, el mendapatkan informasi bahwa ga semua pisang ijo itu normal. Maksudnya adalah, ga semua pisang ijo itu sehat karena ternyata ada beberapa pedangan yang mencurangi itu pisang ijo. Jadi si pisang ijo itu dikasih bahan-bahan yang sebenernya ga lazim buat dimakan. Apa aja bahan-bahannya??

Bahan-bahan yang ga lazim di gunakan pada pisang ijo adalah boraks dan pewarna kain. Si boraks ini digunakan para pedagang nakal supaya si pisang ijo itu kenyal dan tahan lama dalam beberapa waktu yang lama. Sementara si pewarna kain digunakan sebagai pewarna tepung yang di pake buat ngebalut *bukan perban* si pisang ijo. Oh no... pisang ijo-ku jadi berbahayaaaa...

Efek dari boraks dan pewarna kain ini adalah bisa menyebabkan kanker bila di konsumsi secara terus menerus.

Ciri-ciri si pisang ijo yang aman dan yang berbahaya

Dari hasil tontonan el, el dapet ilmu tentang mana pisang ijo yang sehat dan mana pisang ijo yang ga sehat. Nah, el jelasin sedikit nih tentang ciri-ciri pisang ijo yang aman dan yang berbahaya. Cuuuuuuus...

Pisang ijo versi boraks + pewarna kain (berbahaya) :
  • Kulit pisang ijo tampak berpori
  • Kulit pisang ijo berrongga asar
  • Warna ijo ga rata
  • Warna begitu mencolok
  • Tekstur lapisan luar kenyal dan padat
  • Meninggalkan bekas warna di tangan (diamati sesaat setelah memasaknya)
  •  Aroma tepung, daun pandan/suji tertutup sama bahan kimia

Pisang ijo versi alamai (aman) :
  • Warna ijo rata walaupun agak pucat
  • Kulit pisang ijo mulus
  • Memiliki tekstur yang lembut
  • Apabila kulit pisang ijo ditekan, terasa halus
  • Aroma khas pisang dan daun suji masih tercium

Okee.. bagi para pecinta pisang ijo ga perlu khawatir. Ga semua pedagang mencurangi dagangan pisang ijonya itu kok. Masih ada pedagang jujur yang menggunakan bahan-bahan alami untuk si pisang ijo.

Nah daripada para pecinta pisang ijo galau mikirin itu si pisang ijo alami apa ga kalo beli di luar, ada baiknya mungkin kalian bisa bikin pisang ijo sendiri dirumah. Gimana caranya?? Let’s see... ini dia resepnya...


Pisang ijo khas makassar

Bahan-Bahan :
  • 40 gram tepung beras
  • 1/2 sendok teh garam
  • 300 ml air
  • 100 ml air daun suji
  • 3 tetes pewarna hijau
  • 175 gram tepung beras
  • 5 buah pisang raja yang tua
  • es serut
  • sirup merah
Bahan Saus
  • 650 ml santan
  • 50 gram tepungh terigu
  • 75 gram gula pasir
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam
Cara Membuat
  1. Aduk tepung beras, garam, air, air daun suji, pewarna hijau lalu rebus sambil diaduk sampai mendidih, angkat.
  2. Tambahkan tepung beras, aduk rata lalu aduk lagi sampai kalis (tidak lengket). Tipiskan adonan, balutkan pada pisang hingga tertutup.
  3. Kukus pisang selama 20 menit. Angkat dan sisihkan.
  4. Rebus bahan saus sampai mendidih, angkat lalu dinginkan.
  5. Potong-potong pisang hijau, tuangkan saus, es serut, dan sirup merah.

Selamat mencoba yaaa...




Sumber :

Reportase Investigasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matur nuwun sudah dibaca postingannya... Monggo dipersilahkan komentarnyaaaa ^_^