Sabtu, 15 Desember 2012

ULTRA SONOGRAFI (USG)



 === PENGERTIAN USG
 
Ultrasonografi medis atau sonografi adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran dari organ internal serta otot tersebut, struktur, dan luka patologi, yang berguna untuk memeriksa organ. Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.

Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh pasien. Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai 13 MegaHertz.

Sedangkan dalam fisika istilah "suara ultra" termasuk ke seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi.

=== SKEMA CARA KERJA USG

  1. Transduser
Transduser adalah komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa, seperti dinding perut atau dinding poros usus besar pada pemeriksaan prostat. Di dalam transduser terdapat kristal yang digunakan untuk menangkap pantulan gelombang yang disalurkan oleh transduser. Gelombang yang diterima masih dalam bentuk gelombang akusitik (gelombang pantulan) sehingga fungsi kristal disini adalah untuk mengubah gelombang tersebut menjadi gelombang elektronik yang dapat dibaca oleh komputer sehingga dapat diterjemahkan dalam bentuk gambar.

  1. Monitor Monitor yang digunakan dalam USG
Monitor digunakan untuk menampilkan hasil pemeriksaan lewat USG.

  1. Mesin USG
Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Mesin USG adalah CPUnya USG sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama seperti pada CPU pada PC

=== JENIS PEMERIKSAAN USG

usg 2 dimensi
  1. USG 2 Dimensi : Menampilkan gambar dua bidang (memanjang dan melintang). Kualitas gambar yang baik sebagian besar keadaan janin dapat ditampilkan.

usg 3 dimensi
  1. USG 3 Dimensi : Dengan alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi yang disebut koronal. Gambar yang tampil mirip seperti aslinya. Permukaan suatu benda (dalam hal ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. Begitupun keadaan janin dari posisi yang berbeda. Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar (bukan janinnya yang diputar). 
usg 4 dimensi
  1. USG 4 Dimensi : Sebetulnya USG 4 Dimensi ini hanya istilah untuk USG 3 dimensi yang dapat bergerak (live 3D). Kalau gambar yang diambil dari USG 3 Dimensi statis, sementara pada USG 4 Dimensi, gambar janinnya dapat “bergerak”. Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan membayangkan keadaan janin di dalam rahim.
usg doppler
 

  1. USG Doppler : Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama aliran tali pusat. Alat ini digunakan untuk menilai keadaan atau kesejahteraan janin. Penilaian kesejahteraan janin ini meliputi :  
·         Gerak napas janin (minimal 2X/10 menit).
·         Tonus (gerak janin).
·         Indeks cairan ketuban (normalnya 10-20 cm).
·         Doppler arteri umbilikalis.
·         Reaktivitas denyut jantung janin.



=== CARA PEMERIKSAAN

Pemeriksaan USG dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
Pervaginam
-         Memasukkan probe USG transvaginal atau seperti melakukan pemeriksaan dalam.
-         Dilakukan pada kehamilan di bawah 8 minggu.
-         Lebih mudah dan ibu tidak perlu menahan kencing.
-         Lebih jelas karena bisa lebih dekat pada rahim.
-         Daya tembusnya 8-10 cm dengan resolusi tinggi.
-         Tidak menyebabkan keguguran.

Perabdominan
-      Probe USG di atas perut.
-      Biasa dilakukan pada kehamilan lebih dari 12 minggu.
-      Karena dari atas perut maka daya tembusnya akan melewati otot perut, lemak baru menembus rahim.

=== WAKTU UNTUK PEMERIKSAAN DENGAN USG

Pemeriksaan dengan USG wajib semasa kehamilan sebetulnya hanya dua kali, yaitu :
  • Saat pertama kali pemeriksaan kehamilan (usia kehamilan berapa pun namun biasanya pada usia kehamilan 10-12 minggu). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai skrining awal. Gambaran janin yang masih sekitar 8 cm akan terlihat tampil secara utuh pada layar monitor.
  • Usia kehamilan 20-24 minggu sebagai skrining lengkap. Setelah usia kehamilan lebih dari 12 minggu gambaran janin pada layar monitor akan terlihat sebagian-sebagian/tidak secara utuh. Karena alat scan USG punya area yang terbatas, sementara ukuran besar janin sudah bertambah atau lebih dari 8 cm. Jadi, untuk melihat kondisi janin dapat per bagian, misalnya detail muka, detail jantung, detail kaki dan sebagainya.
Selain itu, penggunaan alat USG dapat dilakukan atas dasar indikasi :
  • Pemeriksaan USG serial untuk mengukur pertumbuhan berat badan janin.
  • Bila perlu pada usia kehamilan 38-42 minggu untuk melihat bagaimana posisi bayi apakah melintang, kepala turun, dan lainnya.
 
=== MANFAAT USG

Pada Trimester I :
-         Memastikan hamil atau tidak.
-         Mengetahui keadaan janin, lokasi hamil, jumlah janin dan tanda kehidupannya.
-         Mengetahui keadaan rahim dan organ sekitarnya.
-         Melakukan penapisan awal dengan mengukur ketebalan selaput lendir, denyut janin, dan sebagainya.

Pada Trimester II:
-         Melakukan penapisan secara menyeluruh.
-         Menentukan lokasi plasenta.
-         Mengukur panjang serviks.

Pada Trimester III:
-         Menilai kesejahteraan janin.
-         Mengukur biometri janin untuk taksiran berat badan.
-         Melihat posisi janin dan tali pusat.
-         Menilai keadaan plasenta.

=== KELEBIHAN USG

  • Tidak Terjadi Efek Samping
Karena USG tidak menggunakan radiasi, melainkan gelombang suara yang relatif aman selama dilakukan oleh seorang yang ahli. Namun harus diingat, USG hanyalah alat bantu yang tidak tertutup kemungkinan memberikan informasi yang kurang tepat. Alat USG maksimal digunakan selama 30 menit dan bayi harus dalam keadaan diam. Bila bergerak, bisa jadi gambarnya hilang dari layar komputer, sehingga harus diulang lagi. Lebih dari itu, dikhawatirkan terjadi pemanasan yangg akan merusak sel janin. Alat ini menggunakan gelombang suara dan menghasilkan energi, besarnya tidak boleh lebih dari 100 miliwattjoule/cm persegi. Kalau melebihi akan timbul efek pemanasan, lama-lama cairan sitoplasma akan menimbulkan gelembung udara yang disebabkan pemanasan. Karena sel ini tertutup, maka gelembung udara akan saling mendesak. Akhirnya sel tersebut bisa pecah, dan mati. Coba bayangkan misalnya yang kena adalah sel di pusat mata, pusat intelektual atau pusat perilaku, tentu risiko yang ditimbulkan sangat besar. Namun hingga kini, belum pernah ada bayi yang terlahir cacat karena efek USG selama masa kehamilan.

  • Bisa Mendeteksi  Kanker Payudara pada wanita ataupun Batu Ginjal pada pria ataupun wanita
USG tidak melulu berkaitan dengan dunia kebidanan dan kandungan. USG juga dapat digunakan untuk memeriksa adanya kelainan khususnya di payudara dan ginjal.

  === KEKURANGAN USG

  • Tidak 100% Akurat
Akurasi atau ketepatan pemeriksaan USG tidak 100%, melainkan 80%. Artinya, kemungkinan ada kelainan bawaan atau kecacatan pada janin yang tidak terdeteksi atau interpretasi kelamin janin yang tidak tepat. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor antara lain :
    1. Keahlian/kompetensi dokter yang memeriksanya.  Tak semua dokter ahli kandungan dapat dengan baik mengoperasikan alat USG. Sebenarnya untuk pengoperasian alat ini diperlukan sertifikat tersendiri.
    2. Posisi bayi. Posisi bayi seperti tengkurap atau meringkuk juga menyulitkan daya jangkau/daya tembus alat USG. Meski dengan menggunakan USG 3 atau 4 Dimensi sekalipun, tetap ada keterbatasan.
    3. Kehamilan kembar. Kondisi hamil kembar juga menyulitkan alat USG melihat masing-masing keadaan bayi secara detail.
    4. Ketajaman/resolusi alat USG-nya kurang baik.
    5. Usia kehamilan di bawah 20 minggu.
    6. Air ketuban sedikit.
    7. Lokasi kelainan, seperti tumor di daerah perut janin saat usia kehamilan di bawah 20 minggu agak sulit dideteksi. 



Grafik Komputer & Pengolahan Citra Dalam Bidang Kedokteran - part2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matur nuwun sudah dibaca postingannya... Monggo dipersilahkan komentarnyaaaa ^_^