Sabtu, 27 April 2013

Karangan

Welcome… kembali lagi di blognya el yang sedang berkutat dengan tugas mata kuliah Bahasa Indonesia 2 untuk softskill. Kali ini el mau ngebahas tentang karangan nih. Yuuuuuk kita bahas aja yuuuuk…

Apasih arti karangan??

Menurut sumber Wikipedia, karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.

Emmmm… jenis karangan ada berapa macam yaaak??

Ada lima jenis karangan lhooo yang umum banget kita jumpai dalam keseharian. Jenis-jenisnya itu ada narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi dan persuasi. Ada yang tau penjelasan dari masing-masing jenis karangan yang udah disebut?? Ada yang tau?? Ada yang tau??


Jadi begini…

Narasi.
Narasi itu lebih dikenal dengan cerita, karena didalam narasi itu terdapat suatu kejadian atau peristiwa dalam satu urutan waktu yang dijabarkan dengan urutan awal, tengah dan akhir. Unsur pokok dari si narasi ini adalah kejadian, tokoh dan konflik. Ciri utama karangan narasi itu adalah membuat si pembaca atau pendengar merasakan sendiri apa yang diceritakan. Narasi itu bisa berupa fakta atau hanya fiksi belaka. Narasi yang bersifat fakta dinamakan narasi ekspositoris. Sedangkan narasi yang bersifat fiksi dinamakan narasi sugestif.

Contoh dari narasi ekspositoris : biografi, autobiografi.
Contoh dari narasi sugestif : novel, cerpen.

Deskripsi.
Deskripsi adalah bentuk tulisan yang punya tujuan memperluas pengetahuan dan pengalaman pembaca dengan jalan melukiskan hakikat objek yang sebenarnya. Supaya sesuai dengan penulisannya, diperlukan adanya suatu pendekatan yaitu pendekatan realistis dan pendekatan impresionistis. Pendekatan realistis itu si penulis dituntut memotret hal atau benda seobjektif mungkin sesuai dengan keadaan yang dilihatnya. Naaah kalau pendekatan impresionistis adalah pendekatan yang berusaha menggambarkan sesuatu itu secara subjektif.

Ciri-ciri deskripsi :
.Deskripsi lebih memperlihatkan detail atau perincian tentang objek
.Lebih bersifat memberi pengaruh sensivitas dan membentuk imajinasi pembaca
.Lebih banyak memaparkan tentang sesuatu yang dapat didengar, dilihat, dan dirasakan dan penyampaiannya lebih banyak menggunakan susunan ruang

Contoh deskripsi : catatan tentang pemandangan alam.

Eksposisi.
Eksposisi lebih dikenal dengan sebutan paparan proses, karena merupakan sebuah karangan yang memberikan informasi atau memperjelas uraian tentang sesuatu yang bisa dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Kadang eksposisi Cuma berisi tentang lankah-langkah, cara atau proses kerja.

Contoh eksposisi : cara memasak suatu makanan, cara membuat suatu kerajinan tangan, petunjuk penggunaan obat.

Persuasi.
Persuasi merupakan bentuk karangan yang tujuannya itu untuk meyakinkan dan membujuk si pendengar atau pembacanya agar mau melakukan yang dikehendaki si penulis karangan tersebut. Si karangan persuasi ini harus memiliki data-data yang akurat serta kalimat yang meyakinkan.

Contoh persuasi : pidato dan iklan.

Argumentasi.
Argumentasi itu bentuk karangan yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat yang disertai dengan bukti dan fakta.

Ciri-ciri argumentasi :
.dikembangkan dengan pola sebab-akibat
.penyampaiannya secara logis dan bisa dipertanggung jawabkan

Contoh argumentasi : karangan ilmiah dan non-ilmiah

Naaah itu dia sedikit penjelasan tentang lima jenis karangan yang umum kita ketahui. Semoga paham yaaak. Hehhehe… O, iya… Kalau kita perhatikan nih, di argumentasi kan contohnya itu ada karangan ilmiah dan non-ilmiah. Kayak gimana sih karangan ilmiah dan non-ilmiah itu??

Kita bahas yaaa…

Karangan ilmiah

Menurut wikipedia, karangan ilmiah atau karya ilmiah itu merupakan laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Contoh-contoh karangan ilmiah apa aja siih??

Karangan ilmiah itu ada berbagai macam, diantaranya itu laporan penelitian, makalah, artikel jurnal, laporan praktikum, skripsi, tesis dan disertasi.

Skripsi. Skripsi itu merupakan karya ilmiah berupa laporan peneletian berskala kecil, tetapi dilakukannya cukup mendalam. Skripsi ini biasanya dilakukan diperguruan tinggi untuk mendapatkan gelar sarjana strata satu.

Tesis. Tesis merupakan karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi. Tesis akan mengungkap pengetahuan baru yang didapat dari penelitian sendiri. Jadi tesis akan membahas suatu pernyataan atau teori yang didukung oleh sejumlah argument yang dapat dipertangungjawabkan. Biasanya tesis ini dilakukan untuk melengkapi ujian sarjana strata dua (magister).

Disertasi. Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih dengan analisis yang terinci. Biasanya dilakukan untuk memperoleh gelar doktor.

Makalah. Makalah merupakan kesimpulan dan pemikiran ilmiah yang didasarkan pada penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis oleh para pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari oleh si pembuat makalah. Atau makalah juga dapat dikatakan sebagai karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif (menurut bahasa, makalah berasal dari bahasa Arab yang berarti karangan).

Ciri-ciri dari karangan ilmiah ituuuu…

.menyajikan fakta objektif secara sistematis
.pernyataan cermat, tepat, tulus dan benar, serta tidak memuat terkaan
.penulis tidak mengejar keuntungan pribadi
.penyusunan dilaksanakan secara sistematis, konseptual dan procedural
.tidak memuat pandangan-pandangan tanpa dukungan fakta
.tidak emotif menonjolkan perasaan
.tidak bersifat argumentatis, tetapi kesimpulannya terbentuk atas dasar fakta

Karangan Non-Ilmiah

Ada karangan ilmiah, ada pula karangan non-ilmiah. Karangan non-ilmiah merupakan karangan yang berisi kisah rekaan atau fakta pribadi tentang kehidupan sehari-hari. Jika berupa kisah rekaan, dalam penulisannya harus ada unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dan lainnya.

Ciri-ciri dari karangan non-ilmiah ituuuu…

.ditulis berdasarkan fakta pribadi,
.fakta yang disimpulkan subyektif,
.gaya bahasa konotatif dan populer,
.tidak memuat hipotesis,
.penyajian dibarengi dengan sejarah,
.bersifat imajinatif,
.situasi didramatisir, dan
.bersifat persuasif.

Contoh-contoh karangan non-ilmiah, apa hayooooo???

Contoh Karangan non-ilmiah yang pasti kita semua sudah tau itu ada dongeng, cerpen, novel, drama, puisi dan roman.

Puisi. Puisi merupakan karangan yang terikat dengan bait dan larik, kata-kata yang singkat namun penuh makna. Salah satu contoh puisi adalah puisi Chairil Anwar yang berjudul aku.

Roman. Roman merupakan cerita rekaan yang menceritakan kisah hidup seorang anak manusia dari masa kecilnya hingga meninggal dunia. Salah satu contohnya adalah Siti Nurbaya.

Cerpen. Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek lhooo. Sesuai dengan namanya, cerpen tidak sepanjang roman atau novel. Cerpen umumnya hanya terdiri dari 7-10 halaman HVS atau A4.

Dongeng. Dongeng adalah cerita yang biasanya itu jarang diketahui namanya, dan diceritakan dari mulut ke mulut. Contoh dongeng yang sering kita dengar adalah tentang kancil dan buaya, atau kancil dan kura-kura.

Jadiii, perbedaan dari karangan ilmiah dan non-ilmiah itu adalah…

.karangan ilmiah itu merupakan pembahasan dari hasil penelitian, sedangkan non-ilmiah itu tidak perlu berdasarkan penelitian.
.karangan ilmiah bersifat metodis dan sistematis, sedangkan non-ilmiah tidak perlu bersifat metodis dan sistematis.
.karangan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah, sedangkan non-ilmiah gaya bahasa yang digunakan bebas.

Naaah sekarang udah pada tau kan tentang karangan. Jadi, sampai sini dulu yak postingan el. Daaaaaaaaaaaaaah… *dadah dadah ala miss universe*


Tugas Bahasa Indonesia 2

Sumber :

6 komentar:

  1. pelajaran pas smk :D

    dulu disuruh buat karangan berjenis narasi, buat cerita gitu pas waktu itu... tesis sama skripsi kadang bikin bingung penafsirannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini dari aku SMP sampe sekarang kuliah tetep ada -__-
      doakan saja biar kamu dan aku bisa tau lebih jelas penafsiran dari skripsi dan tesis krn mengalaminya sendiri. aamiin :D

      Hapus
  2. mau tanya dong...
    dalam argumentasi boleh ada deskripsi gak?? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh asalkan si deskripsi itu jelas dan memiliki bukti atau fakta yang kuat :) ga cuma ngarang ngarang doang karena itu maksudnya deskripsi di dalam argumentasi kan...

      Hapus
  3. kawan, karena kita sudah mulai memasuki mata kuliah softskill akan lebih baik jika blog ini disisipkan link Universitas Gunadarma yang merupakan identitas kita sebagai mahasiswa di Universitas Gunadarma juga sebagai salah satu kriteria penilaian mata kuliah soft skill seperti

    - www.gunadarma.ac.id
    - www.studentsite.gunadarma.ac.id
    - www.baak.gunadarma.ac.id

    untuk info lebih lanjut bagaimana cara memasang RSS , silahkan kunjungi link ini
    http://hanum.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/folder/0.5

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah ada kok link nya -_- ga merhatiin nih... coba liat aja kebagian bawah blog ini

      Hapus

Matur nuwun sudah dibaca postingannya... Monggo dipersilahkan komentarnyaaaa ^_^