Minggu, 18 Januari 2015

Seminar dan akhirnyaaaa ketemu Mas Sweta

Assalamu’alaykum…

Halooooooooooooooooooooooooo… waah sudah setahun lamanya yaaa blog ini ga di update, dari bulan desember ke januari. Hihihi…
 
Salam ngeblog buat semuanya, semoga ngeblognya konsisten yak biar ga kayak gue yang ngeblognya kembang kempis mulu dari tahun ketahun. Bahkan di tahun kemarin aja postingan gue dikit banget. Yaa emang sih di tahun-tahun sebelumnya banyak ngeposting itu isinya tugas doang. Hehehe… yaaa tapi kan sekarang udah lulus yaaa *eciyeeeh yang udah lulus* jadi isinya mesti beda dooong. Jangan tugas lagi.

O iyaa buat mengawali postingan blog gue di tahun 2015 ini, gue pengen ngebagi cerita tentang hari ini.

Emang hari ini lo ngapain el??

Ngapain yaaa? kasih tau ga yaaaa?? *abaikan*


Yap yap, jadi hari ini gue pengen cerita tentang keikutsertaan gue di seminar yang diadain sama BEM FIKTI (Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) dari kampus. Yaaak gue masih ngejogrog aja dikampus karena emang gue sekarang kerja dikampus. Untuk cerita selengkapnya tentang kerjaan gue, ntar deh yak kapan-kapan ceritanya. Yang ini aja dulu dirampungin. Soale kata mas sweta kartika, ‘jangan mengedit sesuatu sebelum kamu selesai mengerjakannya’. Hehehe…

Betewe, sweta kartika itu siapa deh??
Nah..nah…nah… ini dia yang mau gue bahas di postingan ini.

Jadi, dari info yang gue dapet, sweta kartika adalah seorang komikus dan illustrator asal kebumen, lulusan s1 dan s2 Universitas Teknologi Bandung (ITB). Nah mas sweta sudah menikah lhoooo. Banyak yang ngira awalnya itu mas sweta adalah perempuan. Mungkin dari namanya kali yaaak. Terkadang, apalah arti sebuah nama karena dari nama belum tentu kita bisa tau pasti jenis kelamin si pemilik nama *abaikan*.

Mas sweta ini udah memiliki banyak karya. Dari karyanya yang merupakan tugas akhir atau kerja sama dengan teman-temannya sesame komikus atau ilustrator.

Karyanya itu apa??

Yaaa kan tadi udah disebutin beberapa kali yaaak kalo mas sweta itu komikus dan illustrator -_-

Karya karya mas sweta ini ada yang berupa hardcopy ataupun yang softcopy berupa postingan di web atau di akun jejaring sosialnya mas sweta. Karya karya yang gue tau dari hasil ikutan jadi peserta di seminarnya ini adalah mas sweta pernah bikin illustrator cover suatu majalah desain di Jakarta yang katanya udah almarhum alias udah ga terbit lagi, terus ada juga komik wanara, terus nusantara, dan masih banyak lagi. Tapi yang paling-paling lagi dilirik oleh orang-orang saat ini adalah grey & jingga sama nusantaranger.

Grey & jingga

 
Komik grey & jingga ini merupakan komik yang mas sweta bikin karena terinspirasi dari kisah-kisah galau orang-orang. Tokoh-tokohnya itu ada grey, jingga, Zahra, dharma, zaky, nina, martin, tuti, bobi, fani dan zahwa. Komik ini mulai diposting tahun 2012 dan tamat di januari 2014. Yang mau baca-baca seputar komik grey & jingga bisa mampir ke facebooknya mas sweta kartika.




Nusantaranger


Nah komik ini merupakan komik online nih. Ini hasil kerjasama mas sweta dengan rekan-rekannya. Tadi kalo ga salah denger, awal tercetusnya nusantaranger ini adalah kurang lebih karena keinginan untuk membuat cerita pahlawan atau super hero yang benar-benar Indonesia banget. Di komik nusantaranger ini juga masing-masing tokohnya itu mewakili lima pulau besar yang ada di Indonesia. Nama-nama tokohnya juga mewakili dari kelima pulau itu lhoooo.

Rimba Kala Manthana, si nusantaranger dari pulau Kalimantan. Kanaya Meuthia, nusantaranger dari sumatera. Rangga Wira Prakoso, nusantaranger dari pulau jawa. Renata Mokoginta, nusantaranger dari Sulawesi, dan yang terakhir George Saa, nusantaranger dari pulau papua. 

Yang mau baca komik nusantaranger, monggo mampir aja ke webnya di nusantaranger.com

Untuk karya mas sweta yang lainnya pada searching lagi aja yak. Hehehehe…

Terus di seminar tadi mas sweta itu ngejelasin tentang gimana mempublikasikan karya-karya yang udah temen-temen punya. Dan kesimpulan yang gue dapet itu adalah kita harus percaya diri akankarya yang kita buat. Ga usah tengok kanan kiri biar ga terpengaruh dan ga berubah alur dari tujuan kita yang pertama. Misal, awalnya pengen bikin komik bergenre komedi. Terus ngeliat tetangga bikin komik bergenre horror, terus laku, dan akhirnya kita jadi ngikutin. Nah kalo yang begitu ngawur tuh. Karena yang bisa menilai hasil karya kita itu bukanlah diri kita sendiri, tapi orang lain yang membaca, melihat atau mendengarkan karya kita. So, percaya diri aja sama apa yang kita buat. 

Terus ketika ada orang lain yang mencemooh atau mengkritik karya kita, ga usah langsung down. Karena kita harus perhatikan dulu siapa yang berkomentar atas karya kita. Orang yang berani mengkritik atau mencemooh itu harus punya solusi dari kritiknya itu. Tapi kalo ga puna solusina, berarti Cuma mau menjatuhkan karya kita aja. jadi lebih baik kita memperbaiki diri, membangun diri untuk menjadi lebih baik lagi dengan kritik kritik yang membangun. Untuk yang memuji karya kita, patut disyukuri dan tetep berusaha untuk menjadi yang lebih baik.

Terus untuk tau karya kita disukai atau ga sama orang lain, coba deh di upload via media social. Manfaatkan jejaring media social yang berkembang pesat di zaman sekarang. Missal upload di facebook, twitter, instagram atau path. Perhatikan like-nya dan komentar komentar yang orang-orang tinggalkan di kolom komentar postingan kita. Daripada buru-buru cetak buku atau album lagu hasil karya kita tapi ujung-ujungnya ga laku, mending kita coba ikutin sarannya mas sweta dengan memanfaatkan media social untuk menarik peminat terhadap karya kita.

Nah, sebelum menutup acara juga mas sweta menyampaikan pesan semangat yang beliau dapat dari sang ibunda, yaitu

JADILAH IKAN YANG KECIL DIKOLAM YANG BESAR

Kalo ikan kecil di kolam yang besar, yang condong dilihat itu kolamnya. Tapi kalo ikan besar dikolam yang kecil, yang condong dilihat itu pasti ikannya. Soale keliatan banget kan. Makanya kita harus jadi sesuatu yang besar atas apa yang kita tekuni sekalipun yang kita tekuni itu hanyalah suatu hal yang kecil atau diremehkan dimata orang-orang. Kurang lebih seperti itu. Hehehe… mohon maaf kalo salah dalam pengartiannya. Hehehe…

Teruuuuuuuuuuuuuuus…

Sebelum cuuuus ke lab tercinta gegara udah ditunggu tunggu sama atasan karena ada kerjaan yang belom beres, gue sempetin buat minta tanda tangannya mas sweta di komik grey & jingga yang gue punya jauh jauh hari. Itu juga dibeliin sih. Hehehe… tapi thank you so much untuk kamu, iyaa kamu, yang udah bersedia membelikan komik itu untuk aku *abaikan*

Yaaak, ga ketinggalan juga untuk foto bareng mas sweta kartika. Akhirnyaaaaa… bahagianyaaaaaah~ syalalalalalaaaa~ tapi gue juga sedih soale ga bisa beli komik twinkle yang merupakan sekuel dari grey & jingga. Terus juga ga bisa beli kaosnya, tasnya, cd albumnya. huaaaaaaa...

foto bareng mas sweta | komik + tanda tangan mas sweta dan pin jingga

Baiklaaaaaaaah… sekian dulu yaaa teman-teman untuk postingan gue kali ini. Semoga bermanfaat. aamiin.. 

nb : tolong bantu doa yaak biar ada rezeki buat beli semua 'perkakas' yang berhubungan sama grey & jingga. hehehe




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matur nuwun sudah dibaca postingannya... Monggo dipersilahkan komentarnyaaaa ^_^